Menurut saya Mahasiswa itu ada 2 jenis;
1.Mahasiswa yg suka membaca
2.Mahasiswa yg mudah di baca
Yang pertama dimana Mahasiswa itu yg suka membaca,setelah selesai kuliah dan mendapatkan gelar sarjana,lalu memilih pulang ke kampung halamannya. Memberi ide berupa gagasan yg konstruktif dan mengaktualisasikan dalam masyarakat. Tentunya sungguh luar biasa pola pikir sarjana mudah yg seperti ini,memberi gagasan kreatifitasnya. Produktifitas desa dengan membangun gagasan gemilang yg dimana bukan menuntut pekerjaan dari pemerintah,melainkan menciptakan lapangan pekerjaan dengan demikian bisa mengurangi angka pengangguran.
Sehingga ekonomi lokal mengalami perubahan dan bisa melanjut ke skala yg lebih besar. Kumpul bersama para alumalumni yg tinggal di kampung,diskusi dan melakukan terobosan apa yg bagus untuk membangun desa kita yang berdikari
. Misalnya; membangun pabrik pakan ternak,berkebun moderen, atau budayakan literasi kepada para generasi. Sungguh agung dan mulia anda di katakan sebagai Mahasiswa.
Yang kedua Mahasiswa yg gampang di baca,iya cerdas menkritik bicara soal keadilan dan mensejahterakan rakyat. Tetapi kerjanya setelah pulang kampung,hanya mondar-mandir,jalan-jalan-jalan,suka ke taman atau pantai dan bakar-bakar.
Bagi saya,itu semua tidak ada yg salah,yg salah adalah pola pikir akademisinya.
Jangan sampai mandul seumur hidup,karena gagasan gemilangnya hanya terbaring di altar ilusi.
Lalu apa output sarjana muda hari ini,
apakah hanya MENYALAHKAN pemerintah atau MENYALAKAN LALU MENYELAMATKAN masyarakat dengan gagasan kreatifitasnya demi mengurangi angka pengangguran desa dan meningkatkan ekonomi desa yang masih tertinggal dan miskin.
Lalu saya katakan kepada diri saya sendiri;apa gunanya lulusan sekolah tinggi-tinggi tetapi setelah selesai wisuda IQ nya turun drastis dan mandul seumur hidup sewaktu walo bo'a( pulang kampung).
Maka itulah PR buat kita,semua memiliki gagasan gemilan dan tanpa harus menggugurkan intelektualitas. Mari kita implementasikan gagasan progres dalam kehidupan Masyarakat,membangun pola pikir yg berdikari untuk membangun masyarakat desa yg berkemajuan.
1.Mahasiswa yg suka membaca
2.Mahasiswa yg mudah di baca
Yang pertama dimana Mahasiswa itu yg suka membaca,setelah selesai kuliah dan mendapatkan gelar sarjana,lalu memilih pulang ke kampung halamannya. Memberi ide berupa gagasan yg konstruktif dan mengaktualisasikan dalam masyarakat. Tentunya sungguh luar biasa pola pikir sarjana mudah yg seperti ini,memberi gagasan kreatifitasnya. Produktifitas desa dengan membangun gagasan gemilang yg dimana bukan menuntut pekerjaan dari pemerintah,melainkan menciptakan lapangan pekerjaan dengan demikian bisa mengurangi angka pengangguran.
Sehingga ekonomi lokal mengalami perubahan dan bisa melanjut ke skala yg lebih besar. Kumpul bersama para alumalumni yg tinggal di kampung,diskusi dan melakukan terobosan apa yg bagus untuk membangun desa kita yang berdikari
. Misalnya; membangun pabrik pakan ternak,berkebun moderen, atau budayakan literasi kepada para generasi. Sungguh agung dan mulia anda di katakan sebagai Mahasiswa.
Yang kedua Mahasiswa yg gampang di baca,iya cerdas menkritik bicara soal keadilan dan mensejahterakan rakyat. Tetapi kerjanya setelah pulang kampung,hanya mondar-mandir,jalan-jalan-jalan,suka ke taman atau pantai dan bakar-bakar.
Bagi saya,itu semua tidak ada yg salah,yg salah adalah pola pikir akademisinya.
Jangan sampai mandul seumur hidup,karena gagasan gemilangnya hanya terbaring di altar ilusi.
Lalu apa output sarjana muda hari ini,
apakah hanya MENYALAHKAN pemerintah atau MENYALAKAN LALU MENYELAMATKAN masyarakat dengan gagasan kreatifitasnya demi mengurangi angka pengangguran desa dan meningkatkan ekonomi desa yang masih tertinggal dan miskin.
Lalu saya katakan kepada diri saya sendiri;apa gunanya lulusan sekolah tinggi-tinggi tetapi setelah selesai wisuda IQ nya turun drastis dan mandul seumur hidup sewaktu walo bo'a( pulang kampung).
Maka itulah PR buat kita,semua memiliki gagasan gemilan dan tanpa harus menggugurkan intelektualitas. Mari kita implementasikan gagasan progres dalam kehidupan Masyarakat,membangun pola pikir yg berdikari untuk membangun masyarakat desa yg berkemajuan.

Komentar
Posting Komentar
Matapenakreatif.blogspot.com