google-site-verification=6k49O0Boc1drQA3bg2BRCdbC2KqMDgoCWPBGhc7X_lM Sahabat Sejati ~ Mata Pena Kreatif
Langsung ke konten utama

Sahabat Sejati


Dimanapun kaki kita berpijak,suatu rasa dan asa tetap terpatri dalam sanubari kita. Melewati beribu macam rintangan,dan kekalutan dalam berproses menjajaki ilmu pengetahuan demi mematangkan intelektualitas. Semua masih menggenang dalam ingatan.

Seiring waktu berlalu,laju usia pun kian mengahampiri ujung senja. Teruslah berjuang,meski kedekatan kita sedikit ada sekatan. Bukan karena ego,tetapi masih menempuh dan melewati beberapa misi yang tentunya demi masa depan.

Kita adalah sahabat; karena sahabat kita saling cinta,bukan berati jatuh cinta. Saling mendengarkan,berbagi,dan memberikan canda tawa bersama di kala melewati semua kekalutan itu. Karena kita memiliki pemikiran yang sama dan tidak saling menjatuhkan,sehingga kekuatan dan intgritas persahabatan kita takkan mudah untuk di tumbangkan.

Ada yang merindukan sahabatnya,adapun yang gelisah sampai detik ini,karena tak satupun sahabatnya yang memberikan kabar. Tak perlu gusar hati,sahabatmu yang lain menyimpan rasa yang sama. Situasi dan kebutuhan yang membuat kita hilang tanpa kabar dan pergi tanpa berita. Sahabat adalah mereka dengan siapa kamu harus menangis,dan mereka yang harus menangis karena berat berpisah denganmu. Mereka adalah yang setia dengan sabar mendengar keluhan dan masalah pribadi. Mereka adalah seseorang yang pada saat kamu peluk,tak berpikir berapa lama memeluk dan siapa yang harus lebih dahulu mengakhirinya.

Jika kita di pertemukan lagi dalam keadaan sukses,dan sudah memiliki gandengan,jangan sungkan-sungkan untuk memeluk dan mencium sahabatmu itu. Mungkin,dengan demikian rindu yang di sekat oleh dinding waktu dan jarak bisa terbalas lunas.

Namun,apapun itu..
Sahabat bukanlah sebuah bayang-bayang,yang ada jika ada sinar dan pergi jika sinar itu menjauh.


Makassar,2018

Komentar